Kamis, 18 Mei 2017

Bagaimana Cara Mengetahui Jumlah Mikroba Yang Memiliki Ukuran Sangat Kecil Atau Dikenal Dengan Perhitungan Mikroba

Menghitung mikroba ??? yakin bisa...?
Apakah kita bisa menghitung jumlahnya???
Bagaimana cara menghitungnya??? Pake tangan, kalkulator ?
Trus Untuk apa dihitung ??? kurang kerjaan kali......

Semua pertanyaan-pertanyaan itu mungkin muncul di benak kita saat ini. Namun perlu kita ketahui bahwa mikroba dapat dihitung. Meskipun ukurannya sangat kecil namun dengan menggunakan suatu metode maka hal itu akan mempermudah proses perhitungannya.

Mikroba yang akan dihitung tentunya disimpan pada suatu wadah terlebih dahulu yang kemudian akan mempermudah dalam peninjauan untuk dilakukan pengamatan nantinya. Olehnya itu perlu kesabaran yah teman untuk mempermudah pekerjaan kita....

Oh iya, menyimpan mikrobanya juga tidak asal memindahkannya saja. Karena mikroba perlu suatu wadah yang pas baginya agar dapat bertahan hidup. Maka dari itu untuk lebih tahu bagaimana wadah yang sesuai bagi mikroba, terlebih dahulu silahkan membaca blog ku yang berjudul “ Sterilisasi Dan Media Pertumbuhan Yang Sesuai Bagi Mikroorganisme”. Jangan lupa yahhh..

Setelah mengetahui jenis media yang sesuai bagi mikroba. Teman-teman juga perlu tau bagaimana cara memindahkannya pada media yang juga saya bahas lebih detail pada blog ku dengan judul “Menumbuhkan Mikroba Pada Media Yang Pas Dalam Pertumbuhannya”.

Nah kalo teman-teman telah membacanya saya rasa teman-teman bisa tau media seperti apa yang cocok bagi mikroba dan bagaimana memindahkannya. Jadi langsung saja saya bahas bagaimana cara menghitung jumlah mikroba yang akan kita teliti.

Pertama kita harus tau. apa itu pertumbuhan ??

Seperti kita ketahui bahwa Pertumbuhan adalah suatu proses yang akan terjadi pada setiap makluk hidup baik itu uniseluler maupun multiselular. Suatu makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan sebagai ciri dari kehidupan.

Pertumbuhan dapat diartikan sebagai penambahan. Penambahan apa maksudnya..?  penambahan yang dimaksud disini adalah penambahan, ukuran, jumlah bobot, massa, dan banyak paramaeter lainnya dari suatu  bentuk hidup. Penambahn ukuran atau massa suatu sel individual biasanya terjadi pada proses pendewasaan (maturasi).

Secara umum mikroba yang telah ditumbuhkan dalam suatu medium dan telah terjadi pembelahan akan membentuk koloni pada cawan dan dapat dilakukan perhitungan. Perhitungan jumlah mikroba dilakukan agar dapat diketahui banyaknya mikroba yang dapat tumbuh pada bahan sampel yang telah ditentukan.

Sehingga, pada tahap ini dapat diuraikan jumlah mikroba yang kemungkinan terdapat pada sampel bahan serta kemampuannya dalam berkembang biak. Hal ini dilakukan agar mikroba pada bahan pangan dapat diperkirakan jumlahnya.

Bila diinginkan mikroba pada produk pangan itu banyak, maka pengenceran yang dilakukan cukup sedikit saja. Karena kita ketahui bahwa ada mikroba yang penting berada pada produk pangan. Namun bila mikroba tidak diinginkan ada pada produk pangan maka diperlukan pengenceran yang lebih tinggi.

Pada umumnya Produk pangan yang mengandung mikroba sangat banyak akan dilakukan pengenceran. Sehingga dari pengenceran tersebut dapat diperkecil jumlah mikroba pada produk pangan yang kemungkinan akan merusak kualitas produk pangan tersebut.

Maka dari itu dilakukan beberapa metode baik itu melalui metode menghitung secara langsung maupun tidak langsung.

Nah,,, Apa lagi itu metode langsung dan tidak langsung ???

Kalo metode langsung mungkin kita cukup melihatnya saja dan menghitungnya. Tapi kalo metode tidak langsung,, apakah kita menghitungnya Cuma di hayalkan saja ???

Lagi-lagi ada pertanyaan yang kemudian membuat kita bingung. Jadi, Perhitungan secara langsung berarti menghitung jumlah koloni pada media secara keseluruhan yaitu perhitungan jumlah koloni yang dilakukan secara total, baik itu yang masih hidup maupun yang telah mati. Karena pada proses ini dikenal dengan cara hemositometer. Serta Perhitungan dilakukan juga menggunakan mikroskop.

Sebaliknya pada perhitungan jumlah mikroba secara tidak langsung berarti dilakukan perhitungan pada mikroba yang masih hidup saja atau metode hitungan cawan. Nama gaulnya sih,,, “TPC (Total Plate Count)” yaitu dengan menghitung semua jumlah koloni pada media

TPC (Total Plate Count) adalah metode perhitungan jumlah koloni secara tidak langsung. TPC merupakan metode yang dapat dilakukan tanpa menggunakan mikroskop. Karena koloni pada mikroba akan tumbuh pada media agar dan memiliki kenampakan yang cukup jelas dari media.

Sehingga untuk menghitungnya akan lebih mudah ketika dilakukan perhitungan pada cawan. Metode ini disebut juga metode hitungan cawan. Mikroba yang telah ditumbuhkan pada media agar akan dihitung untuk disesuaikan dengan jumlah perkiraan mikroba yang dapat tumbuh pada tiap ml sampel.

Jadi, sekarang sudah tau kan perbedaan keduanya..? kalo belum tau baca terus berulang-ulang sampai mengerti. Hehehe...

Selanjutnya kita bahas.....

Apa yang mempengaruhi jumlah mikroba yang tumbuh pada cawan ?

Jadi, yang mempengaruhinya itu ada banyak. Misalnya suhu, jumlah air, kebutuhan nutrisi, oksigen yang terdapat pada media dan lain sebagainya. Namun, kali ini yang paling utama dalam memperkirakan jumlah mikroba yang akan tumbuh setiap cawannya itu bergantung pada pengenceran yang dilakukan.

Pengenceran adalah suatu bentuk memperkecil jumlah mikroba yang tersuspensi pada sampel dengan penambahan larutan fisiologis pada larutan. Sehingga dapat memperkecil jumlah mikroba. Karena terkadang terdapat beberapa sampel yang mengandung lebih atau kurang dari perkiraan sehingga dari pengenceran yang dilakukan akan mengalami penurunan jumlah mikroba pada larutan yang diencerkan.

Maka dari pengenceran itu kita bisa memperkirakannya lebih mendekati jumlah yang ada pada sampel. Barulah dilakukan lagi perkiraan mikroba yang masih terdapat mikroba pada sampel 1 ml. kemudian dilakukan inkubasi agar mikroba mulai melakukan aktivitasnya pada lingkungan yang telah disiapkan. Dengan begitu kita akan memperkirakan lagi kemungkinan mikroba yang akan tumbuh pada lingkungan dan waktu yang telah ditetapkan.

DAFTAR PUSTAKA 

Fardiaz srikandi.1992. Mikrobiologi Pangan 1 Jakarta : Gramedia Pustaka. Utama
Irianto. K. 2006 Mikrobiologi Menguak Dunia Mikroorganisme Jilid 1. Bandung : CV. Yrama Widya




2 komentar:

Bagaimana Cara Mengetahui Jumlah Mikroba Yang Memiliki Ukuran Sangat Kecil Atau Dikenal Dengan Perhitungan Mikroba Menghitung mikroba ?...