Bagaimana Cara Mengetahui Jumlah Mikroba Yang Memiliki Ukuran
Sangat Kecil Atau Dikenal Dengan Perhitungan Mikroba
Menghitung
mikroba ??? yakin bisa...?
Apakah
kita bisa menghitung jumlahnya???
Bagaimana
cara menghitungnya??? Pake tangan, kalkulator ?
Trus
Untuk apa dihitung ??? kurang kerjaan kali......
Semua pertanyaan-pertanyaan
itu mungkin muncul di benak kita saat ini. Namun perlu kita ketahui bahwa
mikroba dapat dihitung. Meskipun ukurannya sangat kecil namun dengan
menggunakan suatu metode maka hal itu akan mempermudah proses perhitungannya.
Mikroba yang
akan dihitung tentunya disimpan pada suatu wadah terlebih dahulu yang kemudian
akan mempermudah dalam peninjauan untuk dilakukan pengamatan nantinya. Olehnya itu
perlu kesabaran yah teman untuk mempermudah pekerjaan kita....
Oh iya,
menyimpan mikrobanya juga tidak asal memindahkannya saja. Karena mikroba perlu
suatu wadah yang pas baginya agar dapat bertahan hidup. Maka dari itu untuk
lebih tahu bagaimana wadah yang sesuai bagi mikroba, terlebih dahulu silahkan
membaca blog ku yang berjudul “ Sterilisasi Dan Media Pertumbuhan Yang Sesuai
Bagi Mikroorganisme”. Jangan lupa yahhh..
Setelah
mengetahui jenis media yang sesuai bagi mikroba. Teman-teman juga perlu tau
bagaimana cara memindahkannya pada media yang juga saya bahas lebih detail pada
blog ku dengan judul “Menumbuhkan Mikroba Pada Media Yang Pas Dalam
Pertumbuhannya”.
Nah kalo
teman-teman telah membacanya saya rasa teman-teman bisa tau media seperti apa
yang cocok bagi mikroba dan bagaimana memindahkannya. Jadi langsung saja saya
bahas bagaimana cara menghitung jumlah mikroba yang akan kita teliti.
Pertama kita harus tau. apa itu pertumbuhan ??
Seperti kita
ketahui bahwa Pertumbuhan adalah suatu proses yang akan terjadi pada setiap
makluk hidup baik itu uniseluler maupun multiselular. Suatu makhluk hidup akan
mengalami pertumbuhan sebagai ciri dari kehidupan.
Pertumbuhan
dapat diartikan sebagai penambahan. Penambahan apa maksudnya..? penambahan yang dimaksud disini adalah
penambahan, ukuran, jumlah bobot, massa, dan banyak paramaeter lainnya dari
suatu bentuk hidup. Penambahn ukuran
atau massa suatu sel individual biasanya terjadi pada proses pendewasaan
(maturasi).
Secara umum
mikroba yang telah ditumbuhkan dalam suatu medium dan telah terjadi pembelahan
akan membentuk koloni pada cawan dan dapat dilakukan perhitungan. Perhitungan
jumlah mikroba dilakukan agar dapat diketahui banyaknya mikroba yang dapat
tumbuh pada bahan sampel yang telah ditentukan.
Sehingga,
pada tahap ini dapat diuraikan jumlah mikroba yang kemungkinan terdapat pada
sampel bahan serta kemampuannya dalam berkembang biak. Hal ini dilakukan agar
mikroba pada bahan pangan dapat diperkirakan jumlahnya.
Bila diinginkan
mikroba pada produk pangan itu banyak, maka pengenceran yang dilakukan cukup
sedikit saja. Karena kita ketahui bahwa ada mikroba yang penting berada pada
produk pangan. Namun bila mikroba tidak diinginkan ada pada produk pangan maka
diperlukan pengenceran yang lebih tinggi.
Pada umumnya
Produk pangan yang mengandung mikroba sangat banyak akan dilakukan pengenceran.
Sehingga dari pengenceran tersebut dapat diperkecil jumlah mikroba pada produk pangan
yang kemungkinan akan merusak kualitas produk pangan tersebut.
Maka dari
itu dilakukan beberapa metode baik itu melalui metode menghitung secara
langsung maupun tidak langsung.
Nah,,, Apa lagi itu metode langsung dan tidak langsung ???
Kalo metode
langsung mungkin kita cukup melihatnya saja dan menghitungnya. Tapi kalo metode
tidak langsung,, apakah kita menghitungnya Cuma di hayalkan saja ???
Lagi-lagi
ada pertanyaan yang kemudian membuat kita bingung. Jadi, Perhitungan secara
langsung berarti menghitung jumlah koloni pada media secara keseluruhan yaitu perhitungan
jumlah koloni yang dilakukan secara total, baik itu yang masih hidup maupun
yang telah mati. Karena pada proses ini dikenal dengan cara hemositometer. Serta
Perhitungan dilakukan juga menggunakan mikroskop.
Sebaliknya pada perhitungan jumlah mikroba secara tidak langsung
berarti dilakukan perhitungan pada mikroba yang masih hidup saja atau metode
hitungan cawan. Nama gaulnya sih,,, “TPC (Total
Plate Count)” yaitu dengan menghitung semua jumlah koloni pada media
TPC (Total Plate Count) adalah metode perhitungan jumlah koloni secara tidak langsung. TPC
merupakan metode yang dapat dilakukan tanpa menggunakan mikroskop. Karena
koloni pada mikroba akan tumbuh pada media agar dan memiliki kenampakan yang
cukup jelas dari media.
Sehingga untuk
menghitungnya akan lebih mudah ketika dilakukan perhitungan pada cawan. Metode
ini disebut juga metode hitungan cawan. Mikroba yang telah ditumbuhkan pada
media agar akan dihitung untuk disesuaikan dengan jumlah perkiraan mikroba yang
dapat tumbuh pada tiap ml sampel.
Jadi, sekarang sudah tau
kan perbedaan keduanya..? kalo belum tau baca terus berulang-ulang sampai
mengerti. Hehehe...
Selanjutnya kita bahas.....
Apa
yang mempengaruhi jumlah mikroba yang tumbuh pada cawan ?
Jadi, yang mempengaruhinya
itu ada banyak. Misalnya suhu, jumlah air, kebutuhan nutrisi, oksigen yang terdapat
pada media dan lain sebagainya. Namun, kali ini yang paling utama dalam memperkirakan jumlah mikroba yang akan tumbuh setiap cawannya itu bergantung
pada pengenceran yang dilakukan.
Pengenceran adalah suatu bentuk memperkecil jumlah mikroba yang
tersuspensi pada sampel dengan penambahan larutan fisiologis pada larutan. Sehingga
dapat memperkecil jumlah mikroba. Karena terkadang terdapat beberapa sampel
yang mengandung lebih atau kurang dari perkiraan sehingga dari pengenceran yang
dilakukan akan mengalami penurunan jumlah mikroba pada larutan yang diencerkan.
Maka dari pengenceran itu kita bisa memperkirakannya lebih
mendekati jumlah yang ada pada sampel. Barulah dilakukan lagi perkiraan mikroba
yang masih terdapat mikroba pada sampel 1 ml. kemudian dilakukan inkubasi agar
mikroba mulai melakukan aktivitasnya pada lingkungan yang telah disiapkan. Dengan
begitu kita akan memperkirakan lagi kemungkinan mikroba yang akan tumbuh pada
lingkungan dan waktu yang telah ditetapkan.
DAFTAR PUSTAKA
Fardiaz
srikandi.1992. Mikrobiologi Pangan 1
Jakarta : Gramedia Pustaka. Utama
Irianto.
K. 2006 Mikrobiologi
Menguak
Dunia
Mikroorganisme Jilid 1.
Bandung : CV. Yrama Widya